WOW!! Inilah Planet-planet lain yang Berpotensi bisa di huni oleh Mahluk Hidup

shares

Banyak sekali film science fiction yang dirilis oleh hollywood bertemakan pencarian planet baru yang berpotensi di huni leh umat manusia. Salah satunya dan paling fenomenal adalah interstellar. Walaupun itu hanyalah fiksi, pada kenyataannyapara ilmuwan di dunia memang sudah dan terus meneliti luar angkasa untuk menemukan planet yang mirip dengan bumi. Selain diperuntukkan bagi kelangsungan hidup manusia, maupun meneliti adanya mahluk hidup diluar sana atau alien.

tahukah anda bahwa pada bulan April 2014, Katalog exoplanets (planet di luar tata surya) yang berpotensi untuk dapat dihuni memberikan daftar 21 planet yang memiliki kesempatan terbaik untuk kehidupan di luar tata surya kita. Tidak semua planet ini dikonfirmasi, dan masih banyak yang harus dipelajari tentang lingkungan mereka. Namun demikian katalog tersebut memberikan informasi untuk para ahli astrobiologi mengenai sinyal akan adanya kehidupan lain di luar tata surya kita.

Nah, dari ke-21 planet yang disebutkan dalam katalog tersebut, ada 10 planet yang memiliki kemungkinan terbesar dapat dihuni mahluk hidup. Berikut adalah daftar planet tersebut:


Kepler-186f

Planet Kepler-186f adalah planet yang ditemukan melalui teleskop canggih buatan NASA. Sudah lama manusia berusaha mencari planet alternatif karena bumi sudah dianggap terlalu penuh dan suatu saat tidak akan bisa menampung semua manusia. Untunglah sekarang sudah ditemukan Kepler-186F, planet lain yang bisa dihuni selain bumi.

Dan melalui penelitian yang dilakukan NASA memberikan sinyal bahwa Planet ini ditengarai sangat mirip dengan bumi, bahkan disinggung sebagai planet kembaran bumi. Sama hal nya dengan bumi, planet ini mengorbit dekat dengan bintang. Walaupun demikian, jarak planet ini sangat jauh. Kepler-186F berada sekitar 450 tahun cahaya dari bumi, tepatnya pada konstelasi Cygnus.





Peneliti telah mengetahui bahwa bintang yang diorbit oleh Kepler-186F massanya hanya separuh matahari. Jadi energi yang dipancarkannya hanya sepertiga dari matahari kita. Kepler-186F sendiri mengorbit bintang ini dalam jangka waktu 130 hari. Jauh lebih singkat dari waktu orbit bumi pada matahari.

Sejauh ini bumi memang masih merupakan satu-satunya planet yang bisa dihuni oleh manusia. Jika Kepler-186F terbukti dapat ditinggali oleh manusia, maka ini akan menjadi sebuah penemuan yang sangat besar.

Walaupun selama ini NASA sudah menemukan banyak planet yang seukuran bumi dan mengorbit di tata surya, Kepler-186F ini berbeda. Kepler-186F adalah planet pertama yang menyerupai bumi dan berada dalam zona Goldilocks (zona planet yang bisa dihuni karena berada cukup dekat dengan matahari tempat ia mengorbit).

Karena Kepler-186F berada dalam zona Goldilocks, para ilmuwan sekarang sedang mencari tahu tentang bintang yang diorbit oleh planet ini. Jika bintang tersebut menyerupai matahari, maka kemungkinan besar planet tersebut dapat dihuni oleh manusia.


Gliese 581 g 

Gliese 581 g atau Gl 581 g, adalah planet luar tata surya yang mengorbit bintang katai merah Gliese 581, berjarak 20,5 tahun cahaya dari bumi pada rasi Libra. Gliese 581 g merupakan planet keenam yang ditemukan pada sistem planet Gliese 581 dan planet keempat yang terdekat dengan bintang tersebut. Planet ini ditemukan oleh Survei eksoplanet Lick-Carnegie setelah pengamatan selama satu dekade. Penemuan Gliese 581 g diumumkan pada akhir bulan September 2010, dan dipercaya sebagai planet yang hampir mirip dengan bumi serta calon planet luar surya dengan potensi terbesar untuk menemukan adanya kehidupan. Deteksi Gliese 581 g pada periode waktu yang singkat menyebabkan astronom mempercayai proporsi bintang dengan planet yang dihuni kemungkinan lebih dari 10%.

Steven Vogt, astronom yang menemukan planet ini, secara informal menamakan planet ini Zarmina yang merupakan nama istrinya.

Gliese 667Cc

Planet Super Earth Gliese 667Cc juga berada dekat dengan bumi, jaraknya sekitar 22 tahun cahaya di rasi bintang Scorpius. Planet ini setidaknya 4,5 kali lebih besar dari bumi, dan memakan waktu 28 hari untuk mengitari orbitnya pada bintang induknya, GJ 667C. Bintang induknya termasuk bagian dari sistem tiga bintang. Bintang ini adalah bintang katai M-class yang ukurannya sekitar sepertiga dari massa matahari.




Kepler-22b

Kepler-22b adalah planet luar surya pertama yang dipastikan berada di zona layak huni. Planet ini ditemukan oleh teleskop angkasa Kepler milik NASA. Penemuannya diumumkan pada tanggal 5 Desember 2011. Planet ini sebenarnya ditemukan pada hari ketiga dioperasikannya Kepler pada pertengahan tahun 2009. Transit ketiga dilacaktemu pada akhir tahun 2010. Data pemastian tambahan diperoleh dari teleskop angkasa Spitzer dan pengamatan di darat. Jari-jari planet ini diperkirakan sekitar 2,4 kali jari-jari Bumi. Jaraknya 600 tahun cahaya dari Bumi. Kepler-22 mengorbit bintang tipe-G yang bernama Kepler 22.

Sejauh ini, massa dan komposisi permukaannya belum diketahui. Jika kepadatannya seperti Bumi (5.515 g/cm3), maka massa Kepler-22b akan tercatat sekitar 13,8 kali massa Bumi, sementara gravitasi permukaannya akan tercatat sebesar 2,4 kali Bumi. Jika kepadatannya seperti air (1 g/cm3), maka massanya akan tercatat sekitar 2,5 kali Bumi[calc 3] dan gravitasi permukaannya 0,43 kali Bumi.



Jarak Kepler-22b dengan bintangnya diperkirakan sekitar 15% lebih kecil daripada jarak Matahari dengan Bumi. Akan tetapi, kecerahan Kepler-22 25% lebih kecil daripada Matahari. Apabila tanpa atmosfer, rata-rata suhu planet ini diperkirakan sebesar -11°C. Jika di atmosfernya terjadi efek rumah kaca seperti di Bumi, rata-rata suhu Kepler-22b akan tercatat sebesar 22 °C (72°F).


Super Earth HD 40307g mengorbit nyaman di dalam zona layak huni bintang induk. Letaknya sekitar 42 tahun cahaya dari bumi di rasi bintang Pictor. Hal ini memungkinkan teleskop masa depan melihat dengan jelas permukaannya. Jarak antara HD 40307g dengan bintang induknya sekitar 56 juta mil (90 juta kilometer), yang mana lebih dari setengah dari jarak Bumi-Matahari 93 juta mil (150 juta kilometer.)

HD 40307g

HD 40307g berada di zona layak huni sistim bintangnya yang memungkinkan air dalam bentuk cair terbentuk di permukaannya. Tidak seperti beberapa planet lain yang telah terdeteksi di zona layak huni, planet ini tidak terkunci di orbit pasang surut bintangnya, yang berarti bahwa ia memiliki siang dan malam, sangat meningkatkan kemungkinan hidup berkembang di planet ini.



HD 85512b

HD 85512b diumumkan pada tahun 2011 sebagai bagian dari harta karun berupa 50 planet yang ditemukan oleh High Accuracy Radial velocity Planet Searcher instrument (HARPS), di Chili. Planet ini sekitar 3,6 kali lebih besar daripada bumi. Terletak sekitar 35 tahun cahaya dari matahari, di rasi bintang Vela (The Sail). Peneliti berharap suatu hari dapat mengetahui bahwa ada air pada permukaannya.



Tau Ceti e

Kandidat selanjutnya ialah planet Tau Ceti e, yang terdeteksi pada bulan Desember 2012. Letaknya hanya 11.9 tahun cahaya dari bumi. Planet Super Earth ini setidaknya 4.3 kali lebih besar dibanding bumi. Tergantung pada atmosfernya, Tau Ceti e bisa menjadi planet yang hangat dan cocok untuk hidu, atau planet terik seperti Venus.


Gliese 163c

massa Gliese 163c menempatkan planet dalam zona abu-abu. Planet dengan massa tujuh kali massa Bumi ini bisa membuatnya menjadi sebuah planet berbatu yang sangat besar atau planet gas raksasa yang kerdil. Gliese 163c mengorbit pada bintang redup planet setiap 26 hari. Gliese 163c berjarak 50 tahun cahaya dari bumi, dengan bintang induk yang terletak di rasi bintang Dorado.



Gliese 581d

Sebuah studi memperkirakan bahwa Gliese 581d mungkin diselimuti karbon dioksida tebal. Ukurannya tujuh kali lebih besar dari bumi, mengorbit bintang katai merah, dan merupakan saudara dari planet Gliese 581g. Dengan jaraknya yang hanya 20 tahun cahaya dari matahari, Gliese 581 d seperti berada di halaman belakang bumi.

Planet ini diklasifikasikan sebagai planet bumi super. Karena orbit planet ini berada di ujung luar zona layak huni bintangnya, planet ini diduga mirip dengan bumi.



Tau Ceti f 

Tau Ceti f adalah calon super earth seperti saudaranya, Tau Ceti e. Akan tetapi ia mengorbit dekat dengan tepi luar zona layak huni Tau Ceti. Tau Ceti f setidaknya 6.6 kali lebih besar dari bumi dan bisa cocok untuk kehidupan, jika atmosfernya dapat menangkap sejumlah panas yang cukup.



Sumber referensi: _http://www.kaskus.co.id/thread/56cf476931e2e6550c8b4569/10-planet-di-luar-tata-surya-yang-mungkin-bisa-dihuni

Related Posts

0 comments: