Mengenal Metode EMS (Electrical Muscle Stimulation )

shares

Pernah mendengar metode EMS? Ini merupakan sebuah metode kebugaran tubuh yang mulai populer di kalangan masyarakat perkotaan. Sejumlah pihak mengklaim bahwa metode EMS bisa memberikan manfaat yang lebih cepat dibanding dengan aerobik maupun fitnes dan dengan frekuensi yang lebih singkat pula.
Maka tak heran jika metode yang satu ini semakin digemari mengingat minat masyarakat yang kini memang lebih cenderung pada segala sesuatu yang serba cepat.
Mengenal Metode EMS

EMS atau Electrical Muscle Stimulation merupakan sebuah metode yang memanfaatkan energi listrik dalam menstimulasi otot supaya bisa lebih kencang dan terbentuk. Meskipun menggunakan energi listrik, namun metode EMS diklaim aman untuk digunakan.


Pada awalnya, teknologi ini diterapkan di dalam dunia medis sebagai alat terapi untuk pasien pasca operasi dan juga untuk menangani cedera pasien. Umumnya, pesepakbola dunia yang mengalami cedera akan ditangani dengan metode seperti ini. Seiring waktu, sejumlah ilmuwan dari Jerman berhasil melakukan beberapa modifikasi pada teknologi ini sehingga bisa dikembangkan menjadi sebuah metode dalam dunia kebugaran dan kecantikan.
Untuk di dunia kecantikan, metode EMS diklaim mampu menghancurkan selulit dan juga lemak-lemak di tubuh secara lebih cepat. Artinya, tubuh yang langsing dan indah akan semakin mudah untuk didapatkan.

Cara Kerja EMS

Di berbagai negara Eropa, terutama Jerman, sudah banyak pusat kebugaran yang menggunakan metode EMS. Bahkan sudah ada lebih dari 50 negara yang menerapkan metode ini. Untuk di Indonesia sendiri, mantan vokalis band Samsons, Bams, merupakan orang pertama yang membawa lisensi EMS. Semenjak meninggalkan dunia musik, Bams mulai seirus dalam mengelola pusat fitness dimana ia sendiri menjadi instruktur EMS.
Metode EMS akan mewajibkan para penggunanya untuk mengenakan pakaian khusus, yaitu Miha Bodytec Suit. Ini merupakan pakaian yang berupa rompi dan memiliki sabuk yang nantinya akan dihubungkan pada mesin EMS. Selain itu, badan Anda juga akan dipasangi sejenis kabel pada titik-titik tertentu yang berfungsi untuk mengalirkan listrik.
Namun sayangnya, tidak banyak tempat fitness di Indoensia yang memiliki fasilitas seperti ini. Namun bagi Anda yang memang sangat ingin menjajal teknologi EMS, sebaiknya kunjungilah 20 fit, sebuah pusat kebugaran yang juga dimiliki oleh penyanyi Jazz wanita, Andien. Informasi yang ada di dalam website mereka mengklaim bahwa penggunaan EMS selama 20 menit sudah setara dengan 1,5 - 2 jam olahraga di gym.

Manfaat ini memang bisa dirasakan lebih cepat dikarenakan implus dari arus yang diperoleh dari pakaian tersebut yang terdistribusikan secara merata kepada seluruh anggota tubuh. Jadi, tidak hanya fokus pada satu titik saja seperti yang dilakukan pada olahraga tertentu. Bahkan 90% dari otot tubuh Anda bisa distimulan untuk waktu yang bersamaan.
Stimulasi langsung yang diberikan pada otot ini juga tidak akan menimbulkan beban berat pada persendiaan Anda seperti saat latihan beban. Adapun manfaat yang bisa Anda dapatkan dari metode EMS ini adalah penurunan berat badan yang lebih cepat, proses pembakaran lemak, serta membantu untuk membentuk otot. Hasil yang didapatkan ini pun bisa bertahan untuk jangka waktu yang lama dibandingkan dengan jenis olahraga lain.

Setelah menjalani metode EMS, tubuh Anda akan merasakan sediki sakit. Maka dari itu, sangat dianjurkan agar setelah menjalani metode ini, Anda sebaiknya memberikan jeda selama 2 hari sebelum melanjutkan ke latihan berikutnya.


***


Semoga informasi mengenai metode EMS di atas bisa memberikan alternatif lain bagi Anda yang sedang menjalani program penurunan berat badan ataupun bagi Anda yang sedang membentuk badan. Selamat mencoba.

Related Posts

0 comments: