Bahaya!! Perangkat Apple ternyata Tidak Kebal Virus Lagi

shares

Sudah menjadi hal yang banyak diketahui publik bahwa Macbook dan perangkat buatan Apple lainnya memiliki sistem keamanan yang tinggi sehingga virus baik itu malware ataupun spyware jarang ditemukan pada perangkat-perangkat tersebut.

Tapi itu dulu.

Sekarang atau lebih tepatnya baru-baru ini, para peneliti sistem keamanan telah berhasil menemukan sebuah virus berjenis Ransomware pertama yang memang menyerang para pengguna perangkat Apple.

Dan berita yang lebih buruknya lagi, ransomware tersebut disebarkan lewat software torrent.



Penemuan ransomware ini pertama kalinya diketemukan pada hari Jumat, 4 Maret 2016 waktu setempat oleh sebuah tim dari Palo Alto Networks. Penemuan ransomware ini pertama kali diketahui ketika tim tersebut menemukan bahwa sebuah client torrent bernama Bit Torrent terinfeksi oleh sebuah virus ransomware yang mereka beri nama “KeRanger.”

Software Bit Torrent yang ditemukan di atas adalah sebuah aplikasi buatan Transmission yang dapat para pengguna Mac pasang di perangkat dengan sistem operasi OS X yang kemudian dapat digunakan untuk mengakses jutaan konten yang umumnya merupakan konten-konten bajakan.

Apa yang terjadi pada Mac saat ini bukanlah kali pertama Mac terinfeksi virus. Hal ini didukung oleh sebuah fakta bahwa pada tahun 2014 lalu, Kaspersky Lab juga telah menemukan virus ransomware yang masih dalam beta.

Pada waktu itu, virus ini memang tidak begitu mengancam karena tidak dapat berfungsi dengan baik. Namun, virus yang baru-baru ini ditemukan memiliki tingkat ancaman yang tinggi karena sudah dapat berfungsi dengan baik.

Virus KeRanger saat ini sudah menjadi sebuah ancaman bagi para fans Apple khususnya bagi mereka yang membangga-banggakan perangkat Apple sebagai perangkat yang sama sekali tidak tersentuh oleh virus baik itu malware, spyware ataupun adware.

Seperti virus-virus berjenis ransomware lainnya, KeRanger bekerja dengan cara mengenkripsi file milik pengguna suatu komputer kemudian meminta uang tebusan yang jumlahnya bervariasi dimana untuk virus KeRanger ini jumlahnya adalah 400 USD.

Pada tanggal 4 Maret 2016, atau tepatnya beberapa hari yang lalu, tim Palo Alto Networks sudah mengabarkan penemuan virus terbaru ini pada pihak Apple dan Transmission Project selaku pengembang Bit Torrent.

Sejak saat itu, Apple kemudian mengumumkan bahwa pihaknya telah meningkatkan keamanan dari sistem antivirus miliknya yaitu Xprotect. Sedangkan pihak Transmission sendiri sangat merekomendasikan para penggunanya yang telah mengunduh aplikasi Bit Torrent tersebut sebelumnya untuk segera melakukan upgrade ke versi terbaru agar virus ransomware KeRanger tersebut dapat dibersihkan secara menyeluruh.

Masalah tersebut sekarang ini mungkin berhasil dipecahkan. Namun dengan adanya peristiwa ini, Mac tidak dapat lagi mempertahankan reputasinya sebagai perangkat yang tidak dapat disentuh virus lagi. Selain itu, peristiwa ini juga akan memberikan dampak negatif bagi mereka calon pemilik Macbook dan mereka yang sudah memiliki Macbook.


Sumber: _plimbi.com

Related Posts

0 comments: