Philips Aquatouch - Perlengkapan baru yang mengasyikan buat Pria

shares

Bagi seorang Pria, jenggot dan kumis merupakan salah satu perawatan wajah yang biasa dilakukan secara berkala. Hal ini tentunya dikarenakan pertumbuhan dari bulu-bulu kasar ini begitu cepat. Bagi saya, yang suka dengan yang simple2, memiliki jenggot ataupun berkumis tebal tidak sesuai dengan jiwa saya :). Agak risih dan kurang nyaman aja.

Saya biasanya mencukur kumis sekitar 2-3 hari sekali. Walaupun tidak rutin setiap hari, aktivitas bersih-bersih ini wajib hukumnya bagi saya.



Untuk mencukur kumis maupun jenggot, sebelumnya saya menggunakan alat manual misalnya gunting. Untuk sehari-hari, alat tersebut cukup membantu dan simple menurut saya. Namun ada beberapa kelemahan yang timbul dengan menggunakan alat tersebut, diantaranya adalah saya agak sedikit takut kulit saya tergores. soalnya dulu pernah kejadian seperti itu. Atau jika menggunakan gunting, tentunya hasil cukurannya tidak akan maksimal karena tingkat ketebalan yang dimiliki oleh gunting tidak menjangkau semua bagian.

Pertama kali menggunakan, saya agak sedikit takut terjadi apa2 dengan kulit wajah saya. Apalagi dengan bunyi mesinnya :D
Saat itu saya langsung menggunakannya dengan kondisi kering tanpa gel. Ternyata cara kerja nya begitu mengagumkan. Saya suka karena cara kerja nya yg praktis, cepat, aman dan tentu saja bersih dan rapih

Beberapa hari kemudian, saya menggunakannya dengan kondisi basah, dan hasilnya sangat memuaskan. Beberapa teman dekat yang mencoba alat ini sangat terpukau ada alat secanggih ini.
Pernah salah satu teman saya yang wajahnya brewok menggunakan alat ini, dan menurut dia hasilnya jauh lebih bersih dibandingkan yang dia pakai selama ini.

Bentuknya unik. dibagian pisau pencukur ada 3 buah bulatan pisau yang bekerja secara bersamaan. PErnah saya mencoba meletakkan jari-jari saya di area cukur ini ketika saya hidupkan. Namun tidak ada reaksi berarti, seperti sakit atau tercubit. Hanya terasa getaran dari perputaran alat ini saja yg terasa. Namun jika alat ini di pertemukan dengan bulu pada kulit, dia bagai monster yang melahap habis gerombolan bulu ini hingga ke ujung paling ujung.

Sudah beberapa minggu alat ini dipakai, namun pisau cukur nya masih tajam. Saya agak berpikir, bagaimana kalo nanti pisau cukurnya tidak tajam lagi, kemana saya harus beli pengganti pisaunya.hehe..

Saya jarang melakukan charge, hal ini menunjukkan alat ini hemat baterai. Menurut saya ini adalah alat pencukur masa depan. Bentuknya yang ergonomis sangat pas digenggam.
Yang saya suka dari alat ini adalah kemampuannya dalam menampung bulu2 sampah hasil cukuran. Di dalam Philips Aquatouch ada semacam component penampung untuk itu. Sehingga tidak perlu lagi direpotkan dengan bersih-bersih sisa pencukuran yang kita lakukan. Saya hanya tinggal mencuci dengan air keran dengan terlebih dahulu membuka bagian atas dari philips aquatouch.

Related Posts

0 comments: